10
2008
Mungkin tulisan ini sudah agak basi, tapi disini masih tetap saja hangat . Menyinggung tentang masalah saudara cosa yang merasa sangat dirugikan dengan penjiplakan tulisan di blognya yang di tuangkan kedalam sebuah buku” Google Adsense” ( begitu menurut si Pengarang ) .
Parah memang, karena atikel yang di plagiat tidak dirubah sedikitpun ! malas sekali rupanya saudara kita ini walau cuma mengedit sedikit ( saya pikir karena dia tidak mengerti lebih jauh apa itu adsense, karena itu dia tidak berani mengeditnya ) . Disini saya menangkap saudara kita yang terhormat ini cuma “mengambil keuntungan” dengan boomingnya google adsense di Indonesia, saya gak yakin kalau dia expert dalam online marketing dalam hal ini adsense.
kalau begitu kenapa begitu berani dia nulis buku itu ?
tanya saja kepada penulisnya ! mungkin lagi tambahan duit buat mobil baru ? biaya buat kuliah kah ? pengen terkenal ? cari tambahan buat biaya nikah nanti mungkin? atau mungkin iseng ? hehe
Only him and Allah yang tau ! , cuma saya bilang disini sangat tidak etis sekali wahai kau temanku yang satu unversitas , mungkin ini pelajaran saja buat kamu , apa yang saudara dapat? ketidaktenangan bukan ? saya yakin saudara kita ini pasti linglung alias pusing dengan masalah ini. Well… pelajaran penting buat saudara kayaknya, saya lihat umur kamu masih muda … masih banyak waktu buat koreksi diri … termasuk saya juga ( Amin )
buat Cosa, menurut saya masalah ini tidak perlu lagi dipermasalahkan terlalu jauh .. asal semua edisi cetakan berikutnya ( dicetak lagi gak yah ? kalau tidak dicetak lagi berarti bukunya gak laku hehe) hasil jiplakan dihapus, atau diedit .
apakah masih banyak orang di negri ini yang membuat buku padahal dia mungkin sama sekali gak faham apa yang dia tulis ? saya kira pasti ada . Saya saja tidak kepikiran buat nulis sebuah buku, karena saya merasa masih sangat sulit ( bukan pelit ) menumpahkan semuanya kedalam tulisan !!! Understand what I mean Bro ? hihi..
Saya sangat respek dengan pengarang2 buku yang benar2 mengutamakan kualitas bukunya dan anti plagiat.
peace!
image source : maaf yah tak pinjem picnya, tapi gambarnya cocok hehe…


Entah apa yang dirasakan si Yang Ngakunya Penulis buku tersebut setelah namanya tiba tiba ramai disebut sebagai pakar TeleCOPAS Indonesia. Oalah si Fajar … ente koq ya gak mikir panjang sih?
———-
Yang jelas si Mediakom harusnya bertindak tegas dengan menarik buku tersebut dari peredaran … kalau nggak pengen dituduh sebagai media penadah hasil bajakan kekayaan intelektual orang lain.
———-
Mungkin saja si Cosa akhirnya dengan sangat terpaksa harus ikhlas ada orang lain yang mendapatkan keuntungan dari hasil karya tulisnya (itung2 amal jariyah).. hehehe
Tapi kalo saya dilihat dari sudut PEMBELI atau PEMBACA Buku tentu gak bakalan ikhlas alias dongkol setengah mati jika tahu bahwa buku yang saya beli dengan uang hasil keringat halal itu ternyata adalah hasil bajakan …
[Reply]
ybener banget
[Reply]
kenapa gak om Cosa aja yang yg launching buku duluan sebelum isi blognya di comot orang, atau setidaknya dibuat ebooknya..
[Reply]
Fahia. om cosa sebenarnya sudah beberapa kali ditawarin untuk diterbitkan artikelnya, tapi beliau tolak. beliau gak mau artikelnya dikomersilkan. karena apa? kalo diterbitkan jadi buku otomatis semua artikel yang di blog harus hapus. paham??
saya salut sama mas cosa yang membiarkan ilmunya di baca secara gratis oleh semua orang di dunia.
[Reply]
Emang urat malunya uda putus tu si Fajar, untung buku seri I langsung ketauan, kalau ga pasti dia comot lagi artikel-artikel lain dan dibuku-kan.
Orang yang ga punya rasa malu, biasanya kemaluannya kecil
[Reply]
hanya satu kata “sedih”
[Reply]